Jenis usaha terpilih tanaman hias
Jenis Usaha Terpilih Usaha Tanaman Hias
Mawar merupakan tanaman hias berupa herba dengan batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga rose atau ratu bunga merupakan simbol atau lambang kehidupan religi dalam peradaban manusia. Bunga ini banyak ditanam di halaman rumah. Bunga yang berwarna merah yang menghiasi rumah menjadi lebih indah ini mudah untuk ditanam.
Di Indonesia berkembang aneka jenis mawar hibrida yang berasal dari Holand (Belanda). Mawar yang banyak peminatnya dalah tipe hybrid tea dan meium,memiliki varisasi warna bunga cukup banyak, mulai putih sampai merah padam dan tingkat produkstivitas tinngi :120-280 kuntum bunga/tahun.
1. Syarat Tumbuh
a. Iklim
Angin tidak memengaruhi dalam pertumbuhan bunga mawar.
Curah hujan bagi pertumbuhan bunga mawar yang baik adalah 1500-3000 mm/tahun. Memerlukan sinar matahari 5-6 jan perhari.
tanaman mawar mempunyai daya adaptasi sangat luas terhadap lingkungan tumbuh dapat ditanam di daerah beriklim dingin/subtropis maupun di daerah panas/tropis.
b. Media Tanam
Penanaman dilakukan secara langsung pada tanah secara permanen di kebun atau di dalam pot. Tanaman mawar cocok pada tanah liat berpasir, subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi, dan drainase baik.
Pada tanah laatosol dan andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang cukup baik.
Derajat keasaman tanah yang ideal adalah pH = 5,5-7,0. Pada tanah asam (pH 5,0) perlu pengapuran kapur dolomit, calcit, ataupun zeagro dosis 4-5 ton/hektare.
Pemberian kapur bertujuan menaikkan pH tanah, menambah unsur-unsur Ca dan Mg, memperbaiki kehidupan mikroorganisme, memperbaiki bintil-bintil akar, mengurangi keracunan Fe, Mn, dan al, serta menambah ketersediaan unsur-unsur P dan Mo. tanah berpori-pori sangat dibutuhkan oleh akar mawar.
2. Pembibitan
a. Persyaratan Bibit
Supaya bibit tumbuh dengan baik, pilih biji yang sehat dengan memasukan ke dalam air (yang baik akan teggelam, yang mengapun dibuang).
b. Penyiapan Benih
Pemilihan buah
Pilih buah mawar dari tanaman induk yang sudah produktif berbunga dan jenis unggul sesuai keinginan.
Petih buah mawar terpilih yang sudah matang (masuk) di pohon
c. Teknik Penyemaian Benih
Ambil (angkat) biji-biji mawar dari buah yang telah mambusuk dalam media semai.
Pilih biji-biji mawar yang bai, yaitu yang tengggelam bila dimasukan ke dalam air
Cuci biji mawar dengan air bersih
Tiriskan biji-biji mawar terpilih di tempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
Semaikan biji mawar secara merata menurut barisan pada jarak anatarbaris 5-10 cm. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.
3. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Siram media persemaian mawar secara kontinue 1-2 kali sehari.
Sapih (perjarang) bibit mawar yang sudah cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir, dan pupuk organik (1 : 1 : 1)
4. Pemindahan Bibit
Pindahkan bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun atau tempat penanaman yang tetap (permanen).
5. Pengolahan Media Tanam
Tempat penanaman mawar dapat dilakukan di lahan kebun, taman, dan dalam pot. Tata cara penyiapan lahan untuk kebun mawar agak berbeda dengan dalam pot/polybag.
a. Penyiapan Lahan Kebun/Taman
Lahan untuk kebun/taman mawar dipilih tanah gembur, subur, dan mendapat sinar matahari langsung (terbuka)
Bersihkan lokasi kebun dari rumput-rumput liar/batu kerikil
b. Penyiapan Media dalam Pot
Siapkan media tanam berupa tanah suur, pupuk organik (pupuk kandang, kompos, super TW plus) dan pasir. Komposisi media campuran adalah tanah, pupuk kandang, kompos dan pasir. Campuran tanah dengan super TW plus perbandingan 6 : 1
Sediakan pot yang ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman mawar! Pot yang paling baik adalah pot yang terbuat dari bahan tanah dan tidak dicat.
Siapkan bahan-bahan penunjang lainnya seperti pecahan bata merah, genting, atau arang! Bahan tersebut dapat berfungsi sebagai pengisap kelebihan air (drainase) dan memudahkan sewaktu mem
Mawar merupakan tanaman hias berupa herba dengan batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga rose atau ratu bunga merupakan simbol atau lambang kehidupan religi dalam peradaban manusia. Bunga ini banyak ditanam di halaman rumah. Bunga yang berwarna merah yang menghiasi rumah menjadi lebih indah ini mudah untuk ditanam.
Di Indonesia berkembang aneka jenis mawar hibrida yang berasal dari Holand (Belanda). Mawar yang banyak peminatnya dalah tipe hybrid tea dan meium,memiliki varisasi warna bunga cukup banyak, mulai putih sampai merah padam dan tingkat produkstivitas tinngi :120-280 kuntum bunga/tahun.
1. Syarat Tumbuh
a. Iklim
Angin tidak memengaruhi dalam pertumbuhan bunga mawar.
Curah hujan bagi pertumbuhan bunga mawar yang baik adalah 1500-3000 mm/tahun. Memerlukan sinar matahari 5-6 jan perhari.
tanaman mawar mempunyai daya adaptasi sangat luas terhadap lingkungan tumbuh dapat ditanam di daerah beriklim dingin/subtropis maupun di daerah panas/tropis.
b. Media Tanam
Penanaman dilakukan secara langsung pada tanah secara permanen di kebun atau di dalam pot. Tanaman mawar cocok pada tanah liat berpasir, subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi, dan drainase baik.
Pada tanah laatosol dan andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang cukup baik.
Derajat keasaman tanah yang ideal adalah pH = 5,5-7,0. Pada tanah asam (pH 5,0) perlu pengapuran kapur dolomit, calcit, ataupun zeagro dosis 4-5 ton/hektare.
Pemberian kapur bertujuan menaikkan pH tanah, menambah unsur-unsur Ca dan Mg, memperbaiki kehidupan mikroorganisme, memperbaiki bintil-bintil akar, mengurangi keracunan Fe, Mn, dan al, serta menambah ketersediaan unsur-unsur P dan Mo. tanah berpori-pori sangat dibutuhkan oleh akar mawar.
2. Pembibitan
a. Persyaratan Bibit
Supaya bibit tumbuh dengan baik, pilih biji yang sehat dengan memasukan ke dalam air (yang baik akan teggelam, yang mengapun dibuang).
b. Penyiapan Benih
Pemilihan buah
Pilih buah mawar dari tanaman induk yang sudah produktif berbunga dan jenis unggul sesuai keinginan.
Petih buah mawar terpilih yang sudah matang (masuk) di pohon
c. Teknik Penyemaian Benih
Ambil (angkat) biji-biji mawar dari buah yang telah mambusuk dalam media semai.
Pilih biji-biji mawar yang bai, yaitu yang tengggelam bila dimasukan ke dalam air
Cuci biji mawar dengan air bersih
Tiriskan biji-biji mawar terpilih di tempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
Semaikan biji mawar secara merata menurut barisan pada jarak anatarbaris 5-10 cm. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.
3. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Siram media persemaian mawar secara kontinue 1-2 kali sehari.
Sapih (perjarang) bibit mawar yang sudah cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir, dan pupuk organik (1 : 1 : 1)
4. Pemindahan Bibit
Pindahkan bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun atau tempat penanaman yang tetap (permanen).
5. Pengolahan Media Tanam
Tempat penanaman mawar dapat dilakukan di lahan kebun, taman, dan dalam pot. Tata cara penyiapan lahan untuk kebun mawar agak berbeda dengan dalam pot/polybag.
a. Penyiapan Lahan Kebun/Taman
Lahan untuk kebun/taman mawar dipilih tanah gembur, subur, dan mendapat sinar matahari langsung (terbuka)
Bersihkan lokasi kebun dari rumput-rumput liar/batu kerikil
b. Penyiapan Media dalam Pot
Siapkan media tanam berupa tanah suur, pupuk organik (pupuk kandang, kompos, super TW plus) dan pasir. Komposisi media campuran adalah tanah, pupuk kandang, kompos dan pasir. Campuran tanah dengan super TW plus perbandingan 6 : 1
Sediakan pot yang ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman mawar! Pot yang paling baik adalah pot yang terbuat dari bahan tanah dan tidak dicat.
Siapkan bahan-bahan penunjang lainnya seperti pecahan bata merah, genting, atau arang! Bahan tersebut dapat berfungsi sebagai pengisap kelebihan air (drainase) dan memudahkan sewaktu mem
Komentar
Posting Komentar